Selayang Pandang
Pondok Pesantren Muhammadiyah Ahmad Dahlan yang lebih familiar dengan sebutan PPAD, merupakan salah satu wujud kepedulian Muhammadiyah dalam merespon dunia pendidikan Islam berbasis pesantren. harapan dari amal usaha pendidikan ini adalah memberikan output santri-santri yang siap melanjutkan risalah perjuangan Persyarikatan Muhammadiyah, dan memenuhi kebutuhan masyarakat akan muballighin dan muballighat khususnya.
Dalam proses perjuangan selama satu dasawarsa ini, mulai bermunculan alumni PPAD yang berkiprah dalam pergerakan Muhammadiyah baik di tingkat ranting, cabang, maupun daerah. Dalam bidang akademik, santri lulusan PPAD melanjutkan kuliah baik di dalam maupun di luar negeri. Selain itu juga, banyak diantara para alumni PPAD melanjutkan kuliah di jenjang lebih tinggi melalui jalur beasiswa, semisal di Pendidikan Ulama Tarjih Muhammadiyah (PUTM), Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS), Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Universitas Prof. Hamka Jakarta (UHAMKA), dan lain sebagainya.
Terletak di desa yang asri di kaki Gunung Slamet, Pondok Pesantren Integral yang memadukan Kurikulum dari Kementrian Agama RI dengan jenjang MTs dan MA dengan Dirosah Islamiyah khas Pesantren Muhammadiyah, serta Pendidikan Kader ini terus melakukan pembenahan dalam segala bidang. dengan motto "Generasi Tangguh Pantang Mengeluh", PPAD terus berupaya mencetak kader persyarikatan, kader ulama, kader ummat, dan kader bangsa.
Visi
"Mengembangkan Potensi Santri berilmu amaliyah, beramal ilmiyah, dan berakhlaqul karimah"
Misi
- Menyelenggarakan Pendidikan Formal dan Non Formal dengan mengembangkan Pendidikan Agama dan Umum secara seimbang;
- Menanamkan jiwa pada warga Pondok Pesantren tentang nilai Keikhlasan, Kesederhanaan, Kedisiplinan, ukhuwah Islamiyah, dan Istiqomah
- Mengembangkan Kemampuan ketrampilan berbahasa khususnya Bahasa Arab, Inggris, dan Tahfidzul Qur'an
Orientasi Pendidikan
Menyiapkan Kader Persyarikatan, Kader Ulama, Kader Ummat, dan Kader Bangsa
Tidak ada komentar:
Posting Komentar